Anak Pendek, Apakah Sudah Pasti Stunting?
Ringkasan Video: Anak Pendek, Apakah Sudah Pasti Stunting?
Video ini disampaikan oleh dr. Gay Sanifa Diana, spesialis anak dari Divisi Endokrinologi FKUI-RSCM. Berikut ringkasan poin-poin pentingnya:
Perbedaan Perawakan Pendek dan Stunting
* Perawakan pendek adalah kondisi ketika tinggi badan anak berada di bawah persentil 3 atau kurang dari minus 2 standar deviasi kurva pertumbuhan berdasarkan usia dan jenis kelamin.
* Stunting adalah pendek yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi atau penyakit/infeksi kronis yang berlangsung lama.
* Jadi, anak pendek belum tentu stunting. Ada faktor lain yang bisa menyebabkan anak pendek, seperti faktor genetik, hormonal, dan lingkungan.
Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Anak
Pertumbuhan anak dipengaruhi oleh beberapa faktor:
* Faktor nutrisi: Kekurangan nutrisi terutama pada periode 2 tahun pertama kehidupan menyebabkan stunting, yang juga berdampak pada gangguan fungsi kognitif dan penurunan IQ.
* Faktor genetik: Dipengaruhi oleh genetik kedua orang tua.
* Faktor hormonal: Beberapa hormon yang berpengaruh pada pertumbuhan anak antara lain:
* Hormon tiroid: Kekurangan hormon tiroid menyebabkan gangguan pertumbuhan sehingga anak tampak pendek.
* Hormon pertumbuhan: Kekurangan hormon pertumbuhan juga menyebabkan anak pendek.
* Hormon pubertas: Testosteron pada laki-laki dan estrogen pada perempuan.
* Faktor lingkungan: Misalnya lingkungan perokok aktif, polusi, dan pola asuh.
Dampak Stunting
Jika pertumbuhan terganggu karena masalah nutrisi, maka tidak hanya tinggi badan yang dipengaruhi, tetapi juga faktor perkembangan dan indeks kecerdasan (IQ() akan berkurang. Hal ini tentu saja mempengaruhi rasa percaya diri dan kualitas hidup di masa yang akan datang.
Tanda yang Perlu Diperhatikan
Untuk mengetahui penyebab anak pendek, perlu diperhatikan:
* Posisi tinggi badan berdasarkan kurva pertumbuhan.
* Kecepatan pertumbuhan, apakah kenaikan tinggi dan berat badan sesuai target.
* Apakah ada bentuk atau anggota tubuh yang tidak proporsional, misalnya pada anak dengan kelainan tulang.
###Pengobatan dan Tatalaksana
Pengobatan tergantung pada penyebab pendeknya:
* Jika masalah utamanya nutrisi: Yang perlu diperhatikan adalah asupan nutrisi secara makronutrien(karbohidrat, protein, lemak()dan mikronutrien(zat besi, seng, vitamin D, kalsium()., yang harus dipenuhi mulai dari usia bayi sampai remaja.
* Jika ada kelainan hormonal: Terapi pengganti hormon menjadi salah satu alternatif tatalaksana.
###Pencegahan
Pencegahan paling awal adalah:
* Memastikan kesehatan ibu, terutama saat hamil, mencakup kondisi kesehatan secara keseluruhan dan aspek nutrisi.
* Pada bayi baru lahir: Evaluasi berat lahir dan panjang lahir, serta melakukan screening hipotiroid untuk mendeteksi kelainan hormon tiroid secara dini.
* Pemantauan secara berkala: Memastikan ada kenaikan berat badan dan tinggi badan yang sesuai target, sehingga bisa mengevaluasi apakah perlu pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab gangguannya.
###Pesan Penutup
Pertumbuhan sangat penting bagi kesehatan anak secara keseluruhan dan merupakan salah satu aspek penting untuk masa depan anak-anak. Kita bisa mulai dari pencegahan sedini mungkin dengan memastikan kesehatan ibu saat hamil, asupan nutrisi yang cukup(makro dan mikro(),, serta pemantauan secara berkala untuk deteksi dini dan tatalaksana segera.