Video

Selamatkan Anak Dari Bahaya Pneumonia

Edukasi Thumbnail

Ringkasan Video: Selamatkan Anak dari Bahaya Pneumonia

Video ini membahas tentang pneumonia pada anak, termasuk definisi, gejala, cara pencegahan, serta pentingnya imunisasi PCV. Berikut ringkasan poin-poin pentingnya:

Apa Itu Pneumonia?

Pneumonia adalah radang saluran pernapasan akut yang bisa menjangkiti salah satu atau kedua paru-paru. Penyakit ini tidak memiliki penyebab tunggal; pneumonia bisa disebabkan oleh bakteri, virus, ataupun jamur yang ada di udara.

Data dan Fakta Pneumonia di Indonesia

 * Data UNICEF menyatakan bahwa di Indonesia, 16 persen kematian anak pada tahun 2018 disebabkan oleh pneumonia.

 * Pada tahun 2017, pneumonia merupakan penyakit kematian terbesar kedua pada anak balita.

 * Sebanyak 19.000 anak balita meninggal karena penyakit ini pada tahun 2018 saja.

Gejala Pneumonia yang Perlu Diwaspadai

Moms perlu mewaspadai gejala-gejala pneumonia berikut:

 * Demam.

 * Batuk.

 * Sesak napas dan nyeri dada.

 * Napas cepat, umumnya disertai dengan tarikan dinding dada yang kuat.

Frekuensi napas normal berdasarkan usia bayi:

Usia Frekuensi Napas Normal Bayi kurang dari 2 bulan 60 kali per menit Usia 2–12 bulan 50 kali per menit Usia 1–5 tahun 40 kali per menit

Jika frekuensi pernapasan lebih dari angka tersebut atau sangat cepat, Moms harus segera membawa si kecil ke dokter. Penghitungan napas bayi sebaiknya dilakukan saat kondisi bayi rileks dan jangan dalam keadaan menangis.

Cara Mencegah Pneumonia

Untuk melindungi bayi dari pneumonia sejak dini, langkah-langkah berikut dapat dilakukan:

 1. Berikan ASI eksklusif.

 2. Berikan MPASI dengan menu gizi seimbang.

 3. Pantau selalu tumbuh kembangnya.

 4. Jaga kebersihan tempat tinggal agar sirkulasi udara baik dan bebas asap, termasuk asap rokok dan polusi udara.

 5. Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan selalu mencuci tangan pakai sabun.

 6. Berikan imunisasi lengkap.

Pentingnya Imunisasi PCV

Imunisasi adalah investasi serta hadiah dari Moms dan Dads untuk masa depan si kecil. Imunisasi lengkap dapat melindungi si kecil dari berbagai radang berbahaya, termasuk pneumonia.

Pneumonia yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae atau pneumokokus dapat dicegah oleh imunisasi PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine). Imunisasi PCV memberikan perlindungan terhadap pneumonia dan komplikasinya seperti:

 * Radang selaput otak.

 * Radang pada telinga.

 * Radang aliran darah.

 * Sinusitis.

WHO dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah merekomendasikan imunisasi PCV untuk melindungi si kecil dari pneumonia. Kementerian Kesehatan juga telah menetapkan imunisasi PCV ke dalam program imunisasi rutin berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.02.02/Menkes/253/2012 tentang pemberian imunisasi PCV. Program ini sudah bisa ditemukan di fasilitas kesehatan terdekat di wilayah provinsi Jawa Timur, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Bangka Belitung.

Jadwal Imunisasi PCV

Imunisasi PCV diberikan pada anak di bawah 2 tahun dengan jadwal sebagai berikut:

 * Diberikan pada umur 2, 4, dan 6 bulan, dengan booster pada umur 12–15 bulan.

 * Jika belum diberikan pada umur 7 hingga 12 bulan, berikan PCV dua kali dengan jarak satu bulan dan booster setelah umur 12 bulan dengan jarak dua bulan dari dosis sebelumnya.

Moms bisa berkonsultasi kepada dokter anak untuk mengetahui jadwal dan dosis imunisasi PCV yang sesuai dengan usia si kecil.